Singapura Negara Maju Tanpa Produksi Tambang

Singapura Negara Maju Tanpa Produksi Tambang

Singapura Negara Maju Tanpa Produksi Tambang – Barang kali topik ini sangat cocok dan tepat untuk Anda semua yang sedang membicarakan tentang negara maju di dunia. Perlu kalian ketahui bahwa Singapura merupakan salah satu negara maju dunia yang terletak di Asia Tenggara

Seperti yang kalian ketahui bahwa Singapura juga termasuk salah satu negara tak menghasilkan bahan tambang di negaranya sendiri. Untuk memenuhi bahan tambang di Singapura mereka malah melakukan import barang tambang dari Indonesia yang kaya terhadap hasil tambangnya.

Singapura Negara Maju Tanpa Produksi Tambang

Alasan Singapura Negara Maju Yang Tidak Memproduksi Bahan Tambang

Singapura merupakan negara yang berpusat pada sektor industri serta jasa yang sangat terkenal di Asia. Hal itu pun menjadikan negara berlambang singa ini sebagai negara maju yang mengandalkan kondisi industri untuk kegiatan ekonominya. Dan menurut beberapa sumber bahwa Indonesia merupakan salah satu negara penyumbang bahan tambang dan pertanian ke beberapa negara Asia Tenggara termasuk Singapura.

Singapura Negara Maju Tanpa Produksi Tambang

Namun tentunya dikarenakan semua daerah di Singapura merupakan negara kecil yang menawarkan pariwisata bagi wisatawan luar negeri untuk berlibur kesana. Itu juga merupakan alasan mengapa singapura yang tak memiliki sumber daya alam yaitu tambang dan pertanian.

Namun tentunya dengan sektor lain yang menghasilkan yaitu jasan dan industri telah membuat negara kecil ini mempunyai perekonomian yang lebih kuat di Asia. Sebagai informasi untuk negara Singapura hanya miliki luar 662 km2 serta terletak di Semenanjung Melaka.

Selain itu Singapura sendiri juga mempunyai iklim khatulistiwa tanpa musim yang berbeda, kesaamaan suhu, kelembapan tinggi dan curah hujan yang tinggi. Namun tentunya Singapura dipengaruhi karena sebagaian besar daerahnya adalah relatif datar tanpa adanya perbukitan.

Untuk sungai sungai di dataran tinggi juga dimanfaatkan sebagai pembangkit tenaga listrik dan irigasi. Sedangkan untuk sungai di dataran rendah digunakan sebagai alat transportasi. Hal itu pun sebenarnya telah membuat Singapura sebagai salah satu negara tujuan investasi jangka panjang.

Dikarenakan di Singapura terdapat berbagai tempat ataupun sarana bagi investor dalam maupun luar negeri untuk menyimpan uang serta kekayaan mereka di Singapura. Kekayaan itu termasuk kekayaan intelektual, konekvitas dan juga infrastruktur kelas dunia ditambah dengan kualitas hidup terbaik di negara tersebut

Amerika Serikat Menghapus Status Indonesia Jadi Negara Maju

Amerika Serikat Menghapus Status Indonesia Jadi Negara Maju

Amerika Serikat Menghapus Status Indonesia Jadi Negara Maju – Mungkin banyak sekali yang menyebutkan bahwa negara Indonesia tak cocok sebagai salah satu negara Maju. Namun baru baru ini Kantor Perwakilan Perdagangan AS menghapus status Indonesia dari negara berkembang.

Sehingga tentunya hal itu membuat Negara Indonesia disebut sebut sebagai negara maju di dunia. Akan tetapi dengan status tersebut tak akan membuat Indonesia lupa diri dan mendapatkan perlakuan khusus dari perdagangan international.

Amerika Serikat Menghapus Status Indonesia Jadi Negara Maju

Alasan Amerika Serikat Menghapus Indonesia Sebagai Negara Berkembang

Sesuai dengan informasi yang beredar tentang Indonesia telah menjadi Negara Maju pun dikarenakan Perkembangan Ekonomi dan Pemerintahan Indonesia yang semakin hari semakin baik dan melewati negara berkembang lainnya. Hal itu dibenarkan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Namun Sri Mulyani juga menyebutkan status baru tersebut tak akan memberikan keringanan ataupun mempermudah Indonesia dalam hal perdagangan dunia. Dimana status tersebut juga tak memberikan insentif GSP (Generalized System of Preference tentang urusan ekspor impor.

Amerika Serikat Menghapus Status Indonesia Jadi Negara Maju

baca juga artikel menarik mengenai ekonomi china diprediksi melewati negara AS

Semua itu dikarenakan perbedaan aturan yang mendasar tentang internal AS perihal GSP yang merupakan sebuah fasilitas khusus buat semua negara yang maju dan telah dianggap cocok di LDC’s dan tentunya negara berkembang.

Tentunya status baru itu malah memberikan sebagian kecil yang berhubungan dengan kegiatan eksport Indonesia. Dimana prosesnya hanya sebesar 5 komoditi yang termasuk dalam LDC tersebut. Jadi sebenarnya berita tentang hal itu lebih bersumber terhadap counter feeling duty yang sangat khusus produknya dalam ekspor Indonesia.

Sri Mulyani pun berpendapat bahwa status baru ini sebenarnya tak ada pengaruh besar ke perekonomian Indonesia. Disebabkan sumber pendapatan negara Indonesia saat ini sedang berfokus ke taraf menengah dan bukan taraf atas. Akan tetapi anggapan tersebut pun di tolak oleh Kadin Perdagangan Indonesia yang menyebutkan bahwa pengaruhnya akan sangat besar pada pengusaha Indonesia yang akan menikmati fasilitas GSP untuk ekspor barang ke AS.

Semua itu tentunya dapat mempengaruhi pendapatan dalam negeri juga dengan adanya status baru tersebut. Namun untuk pengaruh jangka panjangnya tersebut belum berani diungkapkan oleh Rosan Roeslani yang merupakan ketua Kadin Indonesia